Mesin Pencari

Tampilkan postingan dengan label Buku Hak Asasi Manusia [HAM]. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Hak Asasi Manusia [HAM]. Tampilkan semua postingan

Dreamseekers: Indonesian Women as Domestic Workers in Asia


Judul/Title: Dreamseekers: Indonesian Women as Domestic Workers in Asia
Penulis/Author: Dewi Anggraeni
Penerbit/Publisher: Equinox and ILO
Edisi/Edition: 2006
Halaman/Pages: 250
Dimensi/Dimension: 22 x 15 x 1.8cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Kondisi/Condition: 2nd Hand, Complete Pages
Harga/Price: Rp. 99.000
Call No.: 325/Ang/d
Lokasi/Location: Jakarta
Status: Tersedia/Available

***
In the Dreamseekers: Indonesian Women as Domestic Workers in Asia, veteran journalist Dewi Anggraeni, in conjuction with the International Labour Organization, uncovers the hidden world of domestic helpers from all points of view: the employers, the agents, the governments, the NGOs, and most importantly the workers themselves. The first-hand account of the struggles and successes is described in vivid detail, and Dreamseekers is a must-read by anyone interested in the plight of these remarkable women.

Panduan Buruh Migran Perempuan


Judul/Title: Panduan Buruh Migran Perempuan
Penulis/Author: Solidaritas Perempuan
Penerbit/Publisher: Solidaritas Perempuan
Edisi/Edition: 2000
Halaman/Pages: 137
Dimensi/Dimension: 13 x 18.5 x 0.8cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Kondisi/Condition: 2nd Hand, Halaman Lengkap
Harga/Price: Rp. 50.000,-
Call No: 325/Per/p
Status: Tersedia/Available
***

Buruh Migran Mempunyai Hak! Setiap orang baik perempuan maupun lelaki berhak mendapat pekerjaan yang layak dan penghasilan cukup untuk membiayai kehidupannya. Saat ini ada sekitar 2 juta buruh migran Indonesia (TKI/TKW) yang bekerja di luar negri. Jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan tidak tersedianya lapangan kerja di dalam negri, dan permintaan tenaga kerja murah dari luar negri. 

Melalui uang yang dikirimkan ke keluarganya, selama pelita V, buruh migran telah menyumbang Rp. 1 Milyar untuk devisa negara (Indopendent, No.12/5, Maret 1996) dan secara langsung turut andil dalam keberlangsungan pembangunan selama ini. 

Namun banyak tantangan dan masalah yang kerap harus dihadapi oleh para buruh migran, dan calon buruh migran, khususnya perempuan. Buku ini bertujuan memberi informasi kepada perempuan, pada saat mempertimbangkan untuk menjadi buruh migran dan selama bekerja di luar negri, bagaimana menjadi buruh migran yang aman, agar terhindar dari berbagai bentuk eksploitasi.

Menghakimi TKI, Mengurai Benang Kusut Perlindungan TKI, Fathor Rahman


Judul/Title: Menghakimi TKI, Mengurai Benang Kusut Perlindungan TKI
Penulis/Author: Fathor Rahman
Penerbit/Publisher: Pensil 324
Edisi/Edition: 2011
Halaman/Pages: 312
Dimensi/Dimension: 21x 14.5 x 2.cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Kondisi/Condition: 2nd Hand, Halaman Lengkap
Harga/Price: Rp. 60.000,-
Call No.: 325/Rah/m
Status: Tersedia/Available

***

Menghakimi TKI. Indonesia merupakan negara pengirim TKI ke luar negri terbesar dan mampu menghasilkan devisa bagi negara lebih dari 20 trilyun rupiah. Sangat jelas bahwa TKI telah menyokong devisa yang tidak sedikit bagi negara. 

Namun, nasib mereka seperti tidak pernah terjamin dan terkesan setengah hati dari Pemerintah dalam memenuhi hak-hak yang seharusnya didapatkan. Penulis menguraikan bagaimana undang-undang perlindungan TKI justru memprosisikan mereka seperti komoditi ekspor, memperlihatkan lemahnya negara di mata dunia dalam melindungi harkat dan martabat bangsanya.

PERDAGANGAN ANAK UNTUK TUJUAN PELACURAN DI JAWA TENGAH, YOGYAKARTA DAN JAWA TIMUR, ILO


Judul/Title: PERDAGANGAN ANAK UNTUK TUJUAN PELACURAN DI JAWA TENGAH, YOGYAKARTA DAN JAWA TIMUR: SEBUAH KAJIAN CEPAT
Penulis/Author: ILO
Penerbit/Publisher: ILO
Edisi/Edition: 2004
Halaman/Pages: 89
Dimensi/Dimension: 15.5 x 23 x 1cm
Sampul/cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga Jual/Sale Price: -
Call No.: 363.35/Ilo/p
Status: Terjual/ Sold Out

***
Angka perkiraan ILO yang terbaru tentang data global pekerja anak mengkonfirmasikan apa yang selama ini dikhawatirkan berbagai pihak: jumlah pekerja anak yang terperangkap dalam bentuk-bentuk pekerjaan terburuk bagi anak lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya. Saat ini diperkirakan 179 juta anak perempuan dan anak laki-laki berusia dibawah 18 tahun menjadi korban dari jenis-jenis pekerjaan eksploitatif tersebut. Dari jumlah tersebut, 8,4 juta anak terlibat dalam perbudakan, kerja ijon, perdagangan anak, dimanfaatkan secara paksa dalam konflik senjata, pelacuran, pornografi dan aktivitas-aktivitas terlarang lainnya.

MENJADI PENDAMPING BURUH MIGRAN, Rofiqoh Widiastuti, Titin Murtakhamah & Buyung Ridwan Tanjung


Judul/Title: Menjadi Pendamping Buruh Migran
Penulis/Author: Rofiqoh Widiastuti, Titin Murtakhamah & Buyung Ridwan Tanjung
Penerbit/Publisher: Rifka Media
Edisi/Edition: 2009
Halaman/Pages: 164
Dimensi/Dimension: 14 x 17 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: 
Call No.: 071/Wid/m/C.5
Status: Ada/Available

***

Buku panduan ini merupakan hasil kerjasama antara UNIFEM Indonesia dan Rifka Annisa untuk meningkatkan perspektif gender bagi organisasi berbasis komunitas agar lebih sensitif terhadap persoalan buruh migran perempuan seperti pelecehan seksual dan kekerasan terhadap perempuan. Selain itu agar para pendamping buruh migran menerapkan norma dan standar yang berperspektif hak asasi manusia dalam melakukan pendampingan atas kasus-kasus yang dialami buruh migran perempuan. Buku ini juga dilengkapi dengan persoalan umum dihadapi para pendamping buruh migran dan cara mengatasi persoalan tersebut agar tumbuh semangat kerelawanan berbasis komunitas di Indonesia untuk membantu mengatasi persoalan buruh migran perempuan.

MENANGANI SENDIRI KASUS-KASUS BURUH MIGRAN INDONESIA, Edy Purwanto & Suryo Sumpeno

Judul/Title: Menangani Sendiri Kasus Buruh Migran Indonesia
Penulis/Author: Edy Purwanto & Suryo Sumpeno
Penerbit/Publisher: ACILS & KOPBUMI
Edisi/Edition: 2004
Halaman/Pages: 148
Dimensi/Dimension: 14 x 21 x 0.8cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 45.000,-
Call No.: 071/Pur/m/C.1
Status: Ada/Available

***

Penempatan Buruh Migran Indonesia (BMI) yang popular dikenal dengan sebutan tenaga kerja Indonesia (TKI/TKW) - ke luar negeri bisa berdampak positif dan negatif. Berdampak positif jika BMI bisa membawa hasil atau mengirimkan sebagian uang hasil kerjanya bagi keluarganya. Secara nasional hasil kerja ini telah menggerakkan roda perekonomian negara karena devisa (remittance) yang dihasilkan sangat besar.

Ada beberapa lembaga swadaya masyarakat yang memberikan pelayanan bantuan kepada buruh migran indonesia yang mengalami masalah baik ketika masih di Indonesia, pada saat bekerja dan saat kembali pulang ke rumah. Hanya saja dibanding dengan besarnya jumlah buruh migran Indonesia yang bekerja di luar negeri kemampuan lembaga-lembaga yang ada itu sangat terbatas.

Oleh karena itu demi tegaknya keadilan bagi rakyat, maka buruh migran atau keluarganya harus mampu melakukan usaha pembelaan terhadap dirinya ketika menghadapi permasalahan.

Dengan kata lain berjuang melawan ketidakadilan yang dilakukan oleh majikan atau calo atau pelaku bisnis yang hanya mengeruk keuntungan, maupun aparat pemerintah yang tidak profesional dan cenderung membela kepentingan pengusaha harus mulai dilakukan.
Penulis selalu mengatakan kepada korban ketidakadilan ini yaitu "jangan pernah bermimpi memperoleh keadilan dari penguasa, keadilan harus diperjuangkan bahkan kalau perlu harus direbut."

Buku ini disusun dengan harapan bisa dijadikan panduan bagi usaha memperjuangkan hak-hak BMI. Contoh-contoh surat serta beberapa alamat lembaga pemerintah maupun non pemerintah di dalam dan di luar negeri yang bisa di hubungi untuk membela kepentingan buruh migran akan membantu kita semua.

TRANSFORMING HUMANITY; THE VISIONARY WRITINGS OF SOEDJATMOKO, Kathleen Newland & Kamala Chandrakirana Soedjatmoko [Ed.]


Judul/Title: Transforming Humanity; The Visionary Writings of Soedjatmoko
Penulis/Author: Kathleen Newland & Kamala Chandrakirana Soedjatmoko [Ed.]
Penerbit/Publisher: Kumarian Press
Edisi/Edition: 1993
Halaman/Pages: 212
Dimensi/Dimension: 15 x 22.5 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 130.000,-
Call No.: 338.9/Soe/t/C.1
Status: Ada/Available

***

"Soedjatmoko's writing awaken us to the limitless potential for compassion and integrity inherent in the human spirit, taking the reader on an intellectual journey into the world, both as it is and as it might be... conveys a message of hope and new world possibilities for all citizens of the world."
--David C Korten, Author, Getting to the 21st Century

One of this century's most forward-looking global thinkers, Soedjatmoko foresaw with startling accuracy much of what the world is experiencing today-the explosion of worldwide nationalism and ethnic conflict.
His insight help us to understand the complexity of these and future global issues. For readers worldwide, there is plenty to learn from this on man who questioned conventional development approaches such as the importance placed in pure economic growth. Soedjatmoko was Rector of the United Nations University in Tokyo and Indonesian Ambassador to the U.S. His development ideas are rooted in culture and spirituality. He believed is social change based on value systems, human rights, and tolerance.

VOTES FOR WOMAN, Joyce Marlow Ed


Judul/Title: Votes for Women
Penulis/Writer: Joyce Marlow Ed.
Penerbit/Publisher: Virago Press
Edisi/Edition: 2001
Halaman/Pages: 298
Dimensi/Dimension: 19.5 x 12.5 x 2cm
Sampul/Cover: Paperbacks
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 89.000
Call No.: 305.8320/Mar/v/C.1
Status: Ada/Available
***

Queen Victoria is most anxious to enlist everyone who can speak or write to join in checking this mad wicked folly of woman's rights, with all its attendant horrors, on which her poor sex is bent'

It was a bloody and dangerous war lasting several decades, won finally by sheer will and determination in 1928. Drawing on extracts from diaries, newspapaers, letters, journals and books, Joyce Marlow has pieced together this inspiring, poignant and exciting history using the voices of the woman themselves.

Some of the people and events are well known, but Marlow has gone beyond the obvious to show us the ordinary women who had the courage to stand up and be counted- or just as likely hectored or pelted with eggs. These women knew the power of humour and surprise and exhibited extraordinary passion and bravery.

'A cleverly assembled patchwork of press cuttings, diary entries and journal extract comes together here to make up a colorful and moving narrative of the woman's suffrage movement'
SCOTSMAN

THE WOMAN WHO BROKE ALL THE RULES, Susan B. Evan Ed. D W

Judul/Title: The Women Who Broke All The Rules
Penulis/Writer: Susan B. Evans, Ed. D
Penerbit/Publisher: Sourcebooks
Edisi/Edition: 1999
Hal/Pages: 229
Ukuran/Dimension: 20,5x 14x 1,5cm
Sampul/Cover: Softcover
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 115.000,-
Call No.: 305.42/Eva/W/C.1
Status: Ada/Available

***

Life turns out
in ways you
never expected

The eighteen million women born in the first years of the baby boom grow up anticipating a life of rules-go to college, get married, have a family. But when the time came, the cultural, social and political tumult of the late 1960s catapulted them into options that no previous generation had even considered.

The Women Who Broke All The Rules is the first book to celebrate the ordinary but extra ordinary women who made decisions that have changed every woman's life. Agains extreme odds and without role models, these women made unprecendentedlife choices-in marriage, childbearing, education and work. By breaking every rule in the "good girl" hand book, they defined new ways for adult women to live. You will recognize yourself, your family and your friends in these pages.

"I have often thought of myself and my friends as traditional figures, more sure of where we were coming from than where we were going. Friends of mine have described our coming of age as being on the cusp of chance that fundamentally redefined the role of women."
-Hillary Rodham Clinton-

THE END OF POVERTY, Jeffrey Sachs


Judul/Title: The End of Poverty
Penulis/Writer: Jeffrey Sachs
Penerbit/Publisher: Penguin Book
Edisi/Edition: 2005
Halaman/Pages: 396
Ukuran/Dimension: 19,5x 13x 2,5cm
Sampul/Cover: Softcover
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 123.000,-
Call No.: 362.5/Sac/E/C.1
Status: Ada/Available
***

'The ideas in this book have a hook you won't forget; the end of poverty ... in Jeff's hands, the millstone of opportunity around our necks becomes an adventure, something doable and achievable' 
BONO

WE CAN END POVERTY BY 2025 ...
AND CHANGE THE WORLD FOREVER.

For the first time in history, our generation has the opportunity to end extreme poverty in the world's most desperate nasions. but how can we stop the cycle of bad health, bad dept and bad luck that holds back more than a billion people?

Jeffrey D. Sachs, Special Advisor to UN Secretary-General Kofi Annan and probably the most important economist in the world' (THE NEW YORK TIMES) has the answers. He has traveled and worked in over 100 countries across the globe-from Afrika to India, Pland to Bolivia-advising leaders on economic development and poverty reduction.

Here he lays out how poverty has been beaten in the past, how-in realistic, attainable steps-we can make real difference for the one-fifth of humanity who still live in extreme poverty, how they can find partnership with their wealthy counterparts to escape the poverty trap, how little it will actually cost, and how every one can help.

THE END OF POVERTY IS A ROADMAP TO A MORE PROSPEROUS AND SECURE WORLD.

KEKERASAN ITU BERULANG KEPADAKU, Titiana Adinda

Judul/Title: Kekerasan Itu Berulang Kepadaku
Penulis/Author: Titiana Adinda
Penerbit/Publisher: Elex Media Komputindo
Edisi/Edition: 2008
Halaman/Pages: 104
Dimensi/Dimension: 13.5 x 20 x 0.5 cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 55.000
Call No.: 813/Adi/h/C.1
Status: Ada/Available

***

Kisah kekerasan terhadap perempuan sering terjadi di sekitar kita. Dampaknya, selain menimbulkan luka fisik, juga luka psikologis. Para korban enggan melapor karena takut pada ancaman pelaku, atau menganggap kekerasan itu sebagai aib keluarga.

Fenomena ini bukan semata masalah pribadi, tapi juga merupakan tanggung jawab negara dan masyarakat. Masyarakat maupun penegak hukum harus terlibat untuk mengatasi dan menyelamatkan perempuan dari segala bentuk kekerasan.

Buku ini berisi sepuluh kisah nyata tentang kekerasan terhadap perempuan, termasuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kekerasan dalam berpacaran. Mulai dari suami yang suka menyiksa dan tak tak mau memberi nafkah, sampai kisah korban yang melakukan aborsi karena sang pacar tak ingin bertanggung jawab.

MUTUAL RESPECT, Noorashikin Abdul Rahman & Beatriz P. Lorente

Judul/Title: Mutual Respect, Building a Good Working Relationship with your Domestic Worker
Penulis/Author: JNoorashikin Abdul Rahman & Beatriz P. Lorente
Penerbit/Publisher: Transcient Workers Count Too (TWC2)
Edisi/Edition: 2000
Halaman/Pages: 54
Dimensi/Dimension: 15 x 21 x 0.4cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 70.000
Call No.: 331/Rah/m/C.1
Status: Ada/Available
***

About to hire a domestic worker, or already hired one and not sure how to handle certain things? This booklet is for you. It may not answer all your question but it may help you build a good working relationship with her, which is very important things if your family and her are going to live together for the next couple of years. This is why we have produced this little guidebook for you.For a start, we think it is better to use the term "domestic workers" than "maids". Sound nicer that way although nobody is insisting. This guide begins by providing background information about the recruitment of foreign domestic workers so that you can better understand the pitfalls of employing one. Step-by-step, the guide discuss employment procedures, offering tips on choosing a proper employment agency, a suitable domestic worker, orientating a domestic worker and managing your relationship with her. The guide ends with contact details that can be helpful to both employers and domestic workers.

SILENCED VOICES, Edward Dass

Judul/Title: Silenced Voices
Penulis/Author: Edward Dass
Penerbit/Publisher: Tenaganita Sdn Bhd.
Edisi/Edition: March 2005
Halaman/Pages: 45
Dimensi/Dimension: 13.5 x 25 x 0.1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 50.000
Call No.: 331/Das/s/C.1
Status: Ada/Available

RADIO KOMUNITAS: ESKALASI DEMOKRATISASI KOMUNIKASI, Dr Atie Rachiatie, M.Si

Judul/Title: Radio Komunitas:Eskalasi Demokratisasi Komunikasi
Penulis/Author: Dr. Atie Rachmiatie, M.si
Penerbit/Publisher: Simbiosa Rekatama Media
Edisi/Edition: Juli 2007
Halaman/Pages: 198
Dimensi/Dimension: 16 x 24 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 60.000
Call No.: 384.5/Rac/r/C.1
Status: Ada/Available

***
Komunikasi demokratis dibutuhkan oleh seluruh bangsa di dunia, terutama yang mempunyai komitmen terhadap kesetaraan, keadilan dan menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM). Oleh karena itu, berkomunikasi dan memperoleh informasi merupakan hak bagi setiap warga negara sehingga perwujudan demokratisasi komunikasi di Indonesia secara konsisten diperlukan dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari. Namun sampai saat ini, hal itu belum tampak. Masih banyak ketimpangan dan kesenjangan komunikasi antara kaum elit-nonelit, antara pusat-daerah, dan antara kota-desa. Masyarakat pedesaan sangat rendah kesempatannya untuk mengakses informasi-informasi penting yang dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraan hidupnya.

Untuk itu, demokratisasi dalam kehidupan budaya tradisional sangat diperlukan guna mendorong dan memacu daerah atau kelompok etnis, yang juga mempunyai andil dalam pengembangan kebudayaan nasional. Proses demokratisasi ini akan menumbuhkan gairah, semangat kompetitif yang terbuka dan saling mengisi, yang pada gilirannya akan mendorong perubahan sosial-budaya secara menyeluruh. Radio komunitas merupakan salah satu media alternatif yang dapat meningkatkan demokratisasi komunikasi, khususnya di daerah pedesaan atau dikalangan grassroot sehingga menimbulkan pemahaman dan kesadaran hak akan komunikasi dan informasi.

Buku ini berasal dari disertasi penulis yang mengangkat fenomena perubahan penting dalam bidang informasi dan komunikasi pada masyarakat kalangan bawah. Ditulis dengan mengombinasikan antara teori aplikatif, temuan penelitian, analisis, dan pembahasan. Buku ini memaparkan teori dan konsep-konsep radio komunitas dan demokratisasi komunikasi, sejarah dan perkembangan radio komunitas, fenomena radio komunitas di Indonesia pada pasca era reformasi, tipologi radio komunitas, radio komunitas di Jawa Barat, regulasi dan operasionalisasi radio komunitas, serta rekomendasi bagi para stakeholder penyiaran komunitas. Karena itu, buku ini akan sangat bermanfaat bagi para mahasiswa, peneliti, aktivis, praktisi komunikasi, dan politisi, serta stakeholder, dan siapa saja yang memiliki hasrat besar terhadap peningkatan demokratisasi komunikasi.

PEMBREDELAN PERS DI INDONESIA, Ignatius Haryanto


Judul/Title: Pembredelan Pers di Indonesia, Kasus Koran Indonesia Raya
Penulis/Author: Ignatius Haryanto
Penerbit/Publisher: Lembaga Studi Pers dan Pembangunan (LSPP)
Edisi/Edition: 1988
Halaman/Pages: 276
Dimensi/Dimension: 11.5 x 17.5 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Kondisi/Condition: Baru
Harga/Price: Rp. 30.000,-
Call No.: 071/Har/p
Status: Ada/Available

***
Lebih dari 20 tahun lalu, sejumlah pers ditutup setelah terjadinya peristiwa 15 Januari 1974 (Malari). Koran Indonesia Raya adalah salah satu korbannya. Bagi koran yang dipimpin oleh Muchtar Lubis ini bukan pertama kalinya ia mengalami pembredelan, tetapi yang terakhir ini justru yang membuat koran tersebut mati selama-lamanya. Koran yang dikenal kritis, anti korupsi, anti penyelewengan dan memperjuangkan aspirasi masyarakat bawah. Apa dan bagaimana sebenarnya yang terjadi dalam periode awal orde baru tersebut? Bagaimana sebenarnya posisi koran Indonesia Raya saat itu? Pemberitaan seperti apa yang membuat koran ini terpaksa ditutup selama-lamanya? Serta bagaimana proses pembredelan itu sendiri terjadi?

Pelajaran yang dapat ditarik dari kasus Indonesia Raya tahun 1974, atau Tempo dan kawan-kawan tahun 1994 tetap sama. Tanpa adanya negara hukum, yang didalamnya setiap warga negara dari yang lemah hingga yang kuat dan diharuskannya mereka mentaati "rule of law", akan berulang terus proses pengulangan sejarah pembredelan pers Indonesia.
Dr. David T. Hill [Murdoch University]

RIGHTS OF WOMEN, A Guide to the Most Important United Nations Treaties on Women's Human Rights

Judul/Title: Rights of Women, A Guide to the Most Important United Nations Treaties on Women's Human Rights
Penulis/Author: Anne S. Walker et all
Penerbit/Publisher: International Women's Tribune Centre
Edisi/Edition: 1998
Halaman/Pages: 148
Dimensi/Dimension: 21 x 28 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Inggris
Harga/Price: Rp. 99.000,-
Call No.: 341/Ott/r/C.1
Status: Ada/Available

***

A Comprehensive human rights workbook that includes...

the United Nations treaties relevant to womens human rights
a do it yourself country manual
treaty ratification charts
a guide to using the internet as a human rights tool

For women who want to...

learn about their human rights
understand important United Nations treaties
fight for better rights under international law

PROBONO PUBLICO, Frans Hendra Winarta

Judul/Title: Probono Publico
Penulis/Author: Frans Hendra Winarta
Penerbit/Publisher: Gramedia Pustaka Utama
Edisi/Edition: 2009
Halaman/Pages: 221
Dimensi/Dimension: 13.5 x 20 x 1.4cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 50.000,-
Call No.: 344/Win/p/C.1
Status: Ada/Available
***

Dalam negara hukum, negara menjami hak semua orang, baik dari golongan mampu maupun tidak mampu, untuk diperlakukan sama dihadapan hukum. Persamaan dihadapan hukum tersebut mengimplikasikan satu bentuk persamaan perlakuan, yaitu pemberian bantuan hukum. Tetapi di Indonesia bantuan hukum oleh advokat atau pembela umum baik di dalam maupun di luar pengadilan belum dapat diakses secara menyeluruh oleh fakir miskin. Bahkan tak sedikit organisasi yang menamakan diri lembaga bantuan hukum menetapkan fee kepada fakir miskin. Kalau demikian, bagaimana fakir miskin bisa memperoleh pembelaan untuk mendapatkan keadilan ketika mereka menghadapi masalah hukum?

Dalam buku ini, Frans Hendra Winarta memaparkan perkembangan bantuan hukum di Indonesia, hakikat dan konsep bantuan hukum yang dapat melindungi hak konstitusional fakir miskin, dan, yang tak kalah penting, langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh pemerintah, advokat, lembaga bantuan hukum, dan masyarakat agar fakir miskin dapat memperoleh bantuan hukum secara cuma-cuma (pro bono publico). Melalui analisis gerakan lembaga bantuan hukum dalam mendampingi warga masyarakat yang bersengketa dengan pemerintah, ia menunjukkan peran penting bantuan hukum struktural pada masa lalu. Selain itu, ia juga mengemukakan konsep bantuan hukum responsif yang meliputi semua bidang hukum dan hak asasi manusia tanpa membedakan pembelaan perkara individual maupun kolektif yang lebih sesuai diaplikasikan di Indonesia pada masa sekarang.

BEKERJA UNTUK MANUSIA, S.H. Subroto

Judul/Title: Bekerja Untuk Manusia
Penulis/Author: S.H. Subroto
Penerbit/Publisher: Puspa Swara
Edisi/Edition: 1993
Halaman/Pages: 220
Dimensi/Dimension: 10 x 18 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 50.000
Call No.: 361.3/Sub/b/C.1
Status: Ada/Available
***

Pekerjaan sukarela biasa kita lakukan di lingkungan rumah. Dan kita menyebutnya kerja bakti. Umumnya dilakukan hari Minggu. Tetapi, pernahlah Anda membayangkan bekerja bakti untuk masyarakat internasional, atas nama PBB?

Buku ini mengisahkan pengalaman menjadi relawan di tanah air dan di negeri orang. Ditulis oleh seorang aktivis yang telah kenyang makan asam garam selaku volunteer, baik di tingkat nasional (TKS BUTSI) maupun internasional (UNV DDS). Mula-mula ia menceritakan masa kecilnya di desa terpencil. Berkat kesungguhannya, ia berhasil menempuh pendidikan tinggi. Selanjutnya, ia "terdampar" di kantong-kantong kemiskinan sebagai relawan di negeri sendiri dan di negeri asing. Menggeluti lumpur dsan menembus zona perang.

Buku ini dipersembahkan bagi pemuda-pemudi Indonesia yang tulus ingin berbakti bagi kemanusiaan. Dari buku ini, kita bisa mengikuti suka-duka pengalaman menjadi tenaga sukarela mengentaskan kemiskinan. Terjun ke masyarakat miskin di negeri lain, para relawan niscaya harus menghayati wawasan internasional. Mereka mesti siap diterjunkan dimana saja. Bekerja bukan demi golongannya semata. Tanpa pamrih. Demi kepentingan umat manusia.

Cocok bagi Anda yang berminat menyumbangkan tenaga bagi masyarakat internasional di bawah panji PBB. Anda tak sekadar menikmati pengalaman penulisnya yang menarik, Anda akan memetik pengetahuan dan pengalaman yang berharga. Siapa tahu, Anda berminat mengikuti jejaknya, menjadi relawan di bawah payung PBB.

ANALISIS GENDER & TRANSFORMASI SOSIAL, Mansour Fakih

Judul/Title: Analisis Gender & Transformasi Sosial
Penulis/Author: Mansour Fakih
Penerbit/Publisher: Insist Press
Edisi/Edition: 2008
Halaman/Pages: 192
Dimensi/Dimension: 13 x 19 x 1cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: Indonesia
Harga/Price: Rp. 75.000,-
Call No.: 341/Fak/a/C.1
Status: Ada/Available

***

Banyaknya pendekatan dan teori tentang permasalahan perempuan menyebabkan perbedaan dalam analisis dan pemahaman tentang penindasan dan eksploitasi terhadap kaum perempuan. Permasalahan perempuan pun terentang mulai dari benak setiap individu, tafsir agama, sampai institusi negara. Sehingga upaya penegakan keadilan gender dapat berarti juga menggugat privilege yang dinikmati sebagian kelompok masyarakat --diantaranya adalah perempuan.

Dengan demikan, gerakan transformasi gender tidak sekadar memperbaiki status perempuan, melainkan memperjuangkan martabat dan kekuatan perempuan. Kekuatan yang tidak mendominasi orang lain, tetapi kekuatan untuk mengontrol hidup, dan kemampuan meraih akses sumber material dan nonmaterial. Sementara itu, tugas utama analisis gender adalah memberikan makna, konsepsi, ideologi, dan praktik hubungan antara perempuan dan laki-laki serta implikasinya terhadap aspek-aspek kehidupan lain yang lebih luas.

Buku yang menguraikan pengertian gender dan kaitannya dengan perubahan sosial ini, sejak pertama kali diterbitkan, tetap menemukan konteksnya sampai sekarang. Hal ini terjadi karena buku ini menyentuh pandangan dasar dari gerakan perempuan, selain karena masih banyaknya praktik penindasan terhadap kaum perempuan saat ini.

INDONESIAN MIGRANT DOMESTIC WORKERS: Their Vulnerabilities and New Initiative for The Protection of Their Rights

Judul/Title: Indonesian Migrant Domestic Workers
Penulis/Author: Komnas Perempuan (National Commission on Violence against Women) dan Solidaritas Perempuan (CARAM Indonesia)
Penerbit/Publisher: Ford Fondation and DGIS
Edisi/Edition: 2003
Halaman/Pages: 67
Dimensi/Dimension: 15 x 22 x 0.5cm
Sampul/Cover: Paperback
Bahasa/Language: English
Harga/Price: Rp. 50.000,-
Call No.: 331/Kom/i/C.1
Status: Ada/Available
***

Since 2002, several Indonesian civil society organisastions (CSOs) have been engaged in annual consultation with the UN Special Rapporteur on Human Rights of Migrants organised by CARAM-Asia. At least year's consultations, a report in the situation of Indonesian migrant workers entitled "Indonesian Migrant Workers: Systematic Abuse at Home and Abroad" was submitted. At the 2003 annual consultations a report on Indonesian migrant domestic workers were presented. Migrants domestic workers include domestic workers who migrate from village to big towns and cities within Indonesia, as well as domestic workers who cross borders into other countries.

The main information in this year's report was collected from data available by migrant worker organisations such as FOBMI, SBMI Blitar, SBMI Cianjur, SBMI East Java, SBMI Karawang, and SBMI Salatiga, among others; a domestic worker union, Serikat Pekerja Rumah Tangga; Non Government Organisations (NGOs) such as Gema Perempuan Jakarta, LBH Apik Jakarta, LBH Apik Pontianak, LBH Jakarta, LBH Ujung Pandang, LSPS Jogjakarta, Perkumpulan Panca Karsa NTB, Perserikatan Solidaritas Perempuan, SP Deli Serdang, Rumpun Tjut Nyak Dien, and Yayasan Kusuma Buana, among others; and network organisations, including Jaringan Advokasi Anak or Childern Advocacy Network, KOPBUMI, and Women's Movement for the Protection of Migrant Worker Rights or GPPBM.

Two national consultation workshops were held for stakeholders to brainstorm, gather information, present report drafts, collect updated information, in order to finalise the 2003 Country Reports to the UN Special Rapporteur on the Human Rights of Migrants. The reports was also supported by data from the Sukanto Police Central Hospital in Jakarta, migrant domestic Recruitment agencies, Ministry of Manpower and Transmigration, National Commission on Violence against Women (Komnas Perempuan), and Covention Watch.